CINTA

Selasa, 28 Januari 2014

WARNA Lebah untuk MUSLIMAH SEJATI

By : Aby



Sebulan ini Allah SWT mengHIASI Indah-Nya Hari dengan HUJAN, dalam satu kesempatan saya bercerita berbagi pengalaman HIDUP diiringi beberapa Nasihat kepada Sahabat yang berjumpa dalam sebuah forum.

kemudian Ada seorang Perempuan bertanya pada saya dari beberapa pandangan dan penampilannya Nampak dia seperti seorang ATHEIS, yang saya maksudkan perempuan ini lebih MenTUHANkan Kesukaannya seperti TEKNOLOGI, Olahraganya, dan sebagainya hingga kecantikan dirinya, yang pada akhirnya dia bertanya kepada saya,…

Bung NAHL ! 
mengapasih dalam ajaran ISLAM Perempuan itu di haruskan BerJILBAB dan di Larang bersalaman dengan orang lain..???? apkan demikian islam itu sehingga di katakana ISLAM agama yang tidak BEBAS????

Saya pun Menyimak dari awal perempuan itu berbicara, dan mulai berfikir jawaban baik apa yang harus saya sampaikan padanya, sebab jika Saya Jawab itu adalah PERINTAH ALLAH SWT dalam Syariat Islam tentunya tak akan memuaskan WANITA ATHEIS ini, walau sebenarnya SYARIAT ISLAM tidak berseberangan dengan AKAL & FIKIRAN MANUSIA, pastinya saya harus ada cara dalam menjelaskan apa itu ISLAM sehingga bisa di terima Perempuan itu

Sebelum menjawab..Ku tatap pandangan TAJAM si ATHEIS ini
Lalu Mulailah saya menjawab pertanyaannya,…
Nona…ISLAM memiliki Konsep bagi para MUSLIMAHnya , dalam ISLAM perempuan itu bagaikan seorang RATU, 
hmmm apakah Nona nan cantik ini pernah bersalaman dengan seorang RATU..?? Tanya ku padanya..!

Perempuan itu menjawab..belum pernah Bung NAHL, sebab seorang RATU itu tak bisa di dekati sembarang orang, apalagi bersalaman dengan RATU..(itu jawaban perempuan Atheis ini)

Sambil tersenyum ringan saya pun membalas jawaban perempuan atheis itu..
SEPERTI itulah kami memperlakukan PEREMPUAN kami, kami letakkan Perempuan kami yang di muliakan dalam ISLAM bagaikan seorang RATU, tidak setiap orang untuk sembarangan menyentuh dirinya, hanya MUHRIMnya saja yang bisa menJABAT tangan Atau menyentuhnya…

Menyembunyikan kagetnya akan jawaban saya perempuan Atheis itu berusaha tersenyum dan menmberi pertanyaannya lagi,…Lalu bagaimana dengan perintah berjilbab..???

Nona yang cantik dan baik budinya saya senang dengan pertanyaan pertanyaan nona, namun sebelum saya memberi Jawaban pada ANDA, Aby ingin bertanya dahulu (sambil saya berusaha memberitahukan nama panggilan saya sehari hari, sebab saya jengah dengan kalimat  BUNG)
Dan yang ingin saya tanyakan kepada Nona ialah, Jika Nona membeli Roti di pasar mana yang nona Pilih Roti yang RAPIH terbungkus Plastik atau Roti yang telanjang..??? 
 
Dengan Logat kebarat baratan Wanita ATHEIS itu pun menjawab,..
Tentu saja Bung Nahl, Of course, aku akan membeli yang di dibungkus Plastik, sebab yang telanjang itu pastinya akan di kerubungi Lalat….

Sambil tersenyum saya pun mengatakan :
NONA muda yang cantik dan cerdas, SEPERTI itulah kami memelihara wanita kami Allah memerintahkan Perempuan perempuan kami untuk menutup AURATnya supaya terjaga dari pandangan para LELAKI yang bukan MUHRIMnya, Perempuan ISLAM berbeda dengan Perempuan diluar ISLAM, Para Perempuan kami di haruskan selalu menjaga MARUAH dirinya (Kesucian dirinya) sehingga tidak sembarang KUMBANG bisa menatap bebas kecantikan yang hanya bisa dilihat oleh Muhrimnya

ALHAMDULILLAH. Wanita Atheis itu mengerti dan diapun tersenyum puas sambil berkata
Terimkasih untuk penjelasannya Aby

Dan saya mengatakan kepada yang semua yang hadir
Bahwa , Muslimah SEJATI itu takkan pernah tergiur akan DUNIA ini, sebab Perempuan dalam ISLAM adalah SEBAIK BAIK PERHIASAN DUNIA yang memancarkan sinar bak sebuah PERMATA, dan hanya LELAKI SHALIH pula lah yang bisa Melihat dan menikmati INDAHnya KILAH cahaya mereka..:)

Allah SWT berfirman dalam Surat An Nur 31 yang Artinya :
 
" Katakanlah kepada wanita yang beriman:
 "Hendaklah mereka menahanpandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya,kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka,atau putera-putera suami mereka,atau saudara-saudara laki-laki mereka, atauputera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuanmereka, atau wanita-wanita Islam,atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atauanak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supayakamu beruntung." 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar